Saturday, 28 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur
Friday, 6 February 2026 23:11 WIB | GOLD |

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pada sesi Eropa hari Jumat (6/2), emas spot bergerak di kisaran $4.859 per ons.

Dorongan penguatan emas hari ini datang dari perubahan sentimen risiko global. Saat pasar saham bergerak rapuh dan investor cenderung defensif, aliran dana ke aset safe-haven kembali muncul dan emas jadi penerima manfaatnya. Di waktu yang sama, tanda pelemahan pasar tenaga kerja AS ikut menjaga ekspektasi pasar bahwa The Fed masih punya ruang pelonggaran pada 2026, yang biasanya mendukung aset non yield seperti emas.

Dari sisi mata uang, dolar AS yang melemah tipis memberi ruang tambahan untuk emas, karena emas dihargai dalam dolar. Namun dorongan ini belum cukup kuat untuk memaksa harga "breakout" di atas $4.900, sehingga pergerakan emas lebih terlihat seperti fase pemulihan dan konsolidasi daripada tren naik baru.

Faktor geopolitik juga ikut menjaga permintaan safe haven. Gedung Putih menegaskan diplomasi tetap menjadi opsi utama Presiden Donald Trump dalam menghadapi Iran, tetapi opsi militer disebut masih ada. Kombinasi "diplomasi jalan, risiko belum hilang" membuat emas tetap relevan sebagai pelindung risiko, walau pasar belum berani mendorong harga ke level lebih tinggi secara agresif.

Yang menahan laju emas saat ini adalah campuran faktor "hawkish": pasar memperkirakan sosok Ketua The Fed berikutnya, Kevin Warsh, bisa membawa nada kebijakan yang lebih tegas dibanding ekspektasi dovish. Selain itu, pasar derivatif juga masih berada dalam mode manajemen risiko setelah CME kembali menaikkan margin emas perak, yang cenderung menekan spekulasi dan membuat pergerakan harga mudah tersendat di area resistance.

Peta teknikal jangka pendek: area $4.900 tetap jadi resistance psikologis sekaligus titik "uji nyali" buyer. Selama gagal tembus dan bertahan di atasnya, emas rawan bolak-balik (whipsaw) di range. Support penting berada di $4.800, lalu $4.700, dan zona bawah $4.655 (low hari ini).

Kesimpulannya, emas masih ditopang oleh kombinasi risk-off, dolar yang tidak terlalu kuat, dan risiko geopolitik tetapi reli ke atas $4.900 masih butuh katalis yang lebih tegas. Selama sinyal campuran ini bertahan, peluang terbesar emas adalah konsolidasi lebar: naik-turun cepat di dalam range, sambil menunggu pemicu berikutnya dari data AS dan headline geopolitik. (arl) [sma]

Source : Newsmaker.id

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Emas Tertekan Saat Data Tenaga Kerja Lemah...
Thursday, 5 February 2026 23:02 WIB

Emas masih sulit bangkit pada Kamis (5/2) meski sinyal pelemahan dari data tenaga kerja AS mulai terlihat. Penyebab utamanya: dolar AS tetap menguat (atau minimal bertahan kuat), sehingga tekanan ke l...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS